Sarimulya.id – Jasa penitipan kucing mengalami lonjakan pelanggan signifikan jelang libur Lebaran 2026 di berbagai kota besar di Indonesia. Pemilik hewan peliharaan memilih menitipkan anabul kesayangan mereka agar liburan mudik berjalan tenang tanpa rasa khawatir meninggalkan hewan di rumah sendirian.
Pengusaha pet hotel di wilayah Pati, Bandung, Jakarta, hingga Mojokerto mencatat tingkat keterisian kandang mencapai kapasitas maksimal sejak pertengahan bulan Ramadan 2026. Data terbaru menunjukkan fenomena ini memicu kenaikan omzet bagi pelaku bisnis penitipan hewan hingga 50 persen dibandingkan hari normal.
Potensi bisnis jasa penitipan kucing saat lebaran
Banyak pemilik hewan peliharaan kini memandang jasa penitipan sebagai solusi praktis selama mudik. Pet Hotel Pativet di Pati, Jawa Tengah, menampung lebih dari 30 ekor hewan peliharaan untuk periode libur satu hingga dua minggu. Any Setiyowati, pemilik usaha tersebut, menyediakan 40 kandang dengan tarif berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp60 ribu per malam.
Ternyata, tren serupa terjadi di pusat kota seperti Bandung. Anthony Argha Andrean, pemilik Lalo Cat Hotel, mengungkapkan bahwa seluruh kapasitas 17 kandang di tempatnya sudah habis dipesan sejak awal bulan puasa. Pemilik kucing bahkan membayar uang muka jauh hari untuk mengamankan tempat bagi kucing mereka.
Selain kucing, penyedia jasa penitipan hewan kini mulai melayani variasi satwa lain. Brigpol Janurianto Saputro di Klaten membuka layanan untuk berbagai jenis satwa, mulai dari mamalia kecil seperti sugar glider, reptil seperti iguana, hingga unggas dan ayam hias. Inisiatif ini membantu pemilik hewan menikmati masa libur bersama keluarga secara maksimal tanpa perlu memikirkan kebutuhan pakan dan perawatan hewan di rumah.
Kenaikan omzet dan fasilitas premium pet hotel
Bisnis penitipan hewan peliharaan di ibu kota mencatatkan angka pertumbuhan fantastis per 2026. Arnamir Cat Hotel di Jakarta Selatan melaporkan peningkatan hunian hingga lebih dari 60 persen selama periode akhir Maret hingga awal April 2026. Mohammad Febriansyah, Manajer Arnamir, menyebutkan omzet tempat usahanya melonjak tajam dari rata-rata Rp35 juta menjadi Rp70 juta pada momen lebaran.
Pihak pengelola menambah jumlah kandang secara signifikan untuk memenuhi permintaan yang sangat tinggi dari para pawrent. Fasilitas yang tersedia pun makin canggih dan mampu memberikan rasa aman bagi pemilik yang sedang berada di kampung halaman. Arnamir menyediakan akses CCTV yang memungkinkan pelanggan memantau kondisi anabul secara langsung melalui gawai pribadi.
Lebih dari itu, pengelola memberikan layanan tambahan berupa sesi bermain dan pembersihan rutin bagi para tamu hotel. Biaya yang pelanggan keluarkan berkisar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per malam, tergantung cakupan fasilitas yang mereka pilih. Keamanan dan kenyamanan hewan menjadi prioritas utama para pengusaha dalam menjaga kepercayaan pelanggan.
Data tarif penitipan hewan di berbagai daerah 2026
| Lokasi Usaha | Tarif Per Malam |
|---|---|
| Pati | Rp30.000 – Rp60.000 |
| Bandung | Rp60.000 |
| Jakarta | Rp150.000 – Rp200.000 |
| Mojokerto | Rp35.000 – Rp40.000 |
Strategi pengusaha menghadapi lonjakan permintaan
Menjelang hari raya, banyak tempat penitipan menerapkan kebijakan tutup buku jauh hari. LazVet di Mojokerto, misalnya, sudah menolak pesanan sejak H-15 lebaran akibat keterbatasan ruang. drh. Faizal Lazuardi, pemilik LazVet, mengungkapkan tantangan berupa tanggung jawab besar dalam merawat belasan kucing peliharaan selama masa liburan.
Pengelola juga menawarkan program menarik bagi pelanggan yang menitipkan hewan dalam durasi panjang. LazVet memberikan layanan mandi gratis, perawatan bulu atau grooming, serta vitamin bagi kucing yang menginap selama lebih dari satu minggu. Fasilitas kesehatan ini meningkatkan nilai tambah usaha di mata pemilik hewan.
Selain itu, pengelola penitipan hewan perlu cermat mengatur lingkungan kandang. Mereka biasanya memisahkan ruang antarjenis hewan guna mencegah stres, terutama bagi anjing yang suka menggonggong atau kucing yang membutuhkan ketenangan. Penanganan kebutuhan mendesak, seperti kesehatan hewan, juga sudah banyak tempat penitipan siapkan dengan menyediakan layanan dokter hewan selama 24 jam.
Pentingnya memilih tempat penitipan terpercaya
Pemilik hewan peliharaan sebaiknya memperhatikan detail fasilitas sebelum memutuskan tempat penitipan untuk mudik lebaran 2026. Memilih lokasi yang menyediakan pemantauan aktif dan perawatan kesehatan rutin membantu hewan merasa lebih nyaman saat berpisah dengan pemiliknya. Mengingat tingginya minat, pemesanan tempat jauh hari menjadi langkah tepat.
Pastikan pengelola sudah memberikan edukasi mengenai kebutuhan pakan dan kondisi fisik hewan sebelum masuk ke dalam kandang. Dengan menitipkan hewan di fasilitas profesional, masa mudik dapat berlangsung lebih santai bagi keluarga. Pemilik tidak perlu lagi merasa cemas mengenai nasib peliharaan kesayangan karena anabul dipastikan tetap sehat dan terawat hingga pemilik kembali pulang.