Sarimulya.id – Bank Mandiri menyalurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh Indonesia dengan suku bunga 6 persen per tahun. Pemerintah memberikan subsidi bunga untuk membantu pengusaha mengembangkan bisnis melalui akses modal kerja dan investasi yang terjangkau.
Program ini menyasar sektor produktif seperti pertanian, perikanan, hingga manufaktur skala kecil untuk memperkuat ekonomi nasional. Calon debitur perlu memahami struktur angsuran serta kriteria kelayakan sebelum mengajukan permohonan agar proses persetujuan berjalan lancar.
Panduan Angsuran KUR Mandiri 2026 dan Simulasi Cicilan
Calon debitur perlu mencermati tabel angsuran bulanan sebagai acuan perencanaan keuangan usaha. Bank Mandiri menetapkan bunga flat sebesar 6 persen per tahun untuk menjaga keterjangkauan pembayaran bagi setiap peminjam.
Nominal cicilan menyesuaikan dengan plafon pinjaman serta tenor yang debitur pilih dalam akad kredit. Berikut simulasi estimasi angsuran bulanan untuk mempermudah perhitungan arus kas bisnis:
| Plafon Pinjaman | Tenor 12 Bulan | Tenor 24 Bulan | Tenor 36 Bulan |
|---|---|---|---|
| Rp10 Juta | Rp860.664 | Rp443.206 | Rp304.219 |
| Rp50 Juta | Rp4.303.321 | Rp2.216.877 | Rp1.521.097 |
| Rp100 Juta | Rp8.606.643 | Rp4.432.061 | Rp3.042.194 |
Nominal di atas merupakan simulasi perkiraan sementara. Bank Mandiri akan melakukan analisis kredit lebih lanjut terhadap kondisi usaha setiap pemohon sebelum memutuskan jumlah cicilan final.
Jenis Layanan Kredit dan Sektor Prioritas
Pihak bank membagi program ini ke dalam beberapa kategori utama untuk menyesuaikan kebutuhan modal usaha. Klasifikasi ini memungkinkan pelaku usaha kecil hingga menengah mendapatkan akses pembiayaan yang tepat sasaran.
Jenis produk yang tersedia meliputi KUR Super Mikro untuk kebutuhan maksimal Rp10 juta, serta KUR Mikro yang menjangkau plafon hingga Rp100 juta. Selain itu, terdapat KUR Kecil dengan limit sampai Rp500 juta, serta KUR Khusus dan KUR PMI untuk segmen pekerja migran.
Bahkan, bank memprioritaskan penyaluran dana pada sektor-sektor strategis yang menghasilkan nilai tambah ekonomi. Sektor tersebut mencakup pertanian, perikanan, kehutanan, pariwisata, manufaktur kecil, dan jasa produksi.
Syarat Pengajuan untuk Debitur
Calon debitur perlu memenuhi ketentuan administrasi agar permohonan kredit lebih cepat mendapat persetujuan. Pertama, pemohon wajib berstatus Warga Negara Indonesia serta menjalankan usaha produktif minimal selama enam bulan.
Kedua, pemohon wajib melampirkan identitas diri berupa KTP dan Kartu Keluarga. Ketiga, pemilik usaha harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) yang masih berlaku sebagai bukti legalitas kegiatan bisnis.
Lebih dari itu, Bank Mandiri mensyaratkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pengajuan plafon di atas Rp50 juta. Khusus untuk pengajuan KUR Kecil atau KUR Khusus dengan limit melebihi Rp100 juta, debitur wajib menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.
Menariknya, catatan keuangan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) menjadi penentu utama kelayakan. Debitur harus memastikan riwayat kredit berjalan dengan kolektibilitas lancar sebelum mengajukan aplikasi baru untuk menghindari penolakan sistem.
Langkah Proses Pengajuan Dana
Pelaku usaha dapat memulai proses dengan mengunjungi kantor cabang atau unit mikro Bank Mandiri terdekat. Selain itu, staf bank akan membantu menjelaskan pilihan produk yang sesuai dengan kapasitas dan skala usaha pemohon.
Setelah menyerahkan dokumen, petugas akan melakukan survei lapangan untuk memverifikasi kelayakan usaha secara langsung. Dengan demikian, bank dapat memastikan bahwa dana pinjaman benar-benar digunakan untuk pengembangan kegiatan produksi atau investasi usaha.
Intinya, pengajuan modal kerja melalui program ini menawarkan bunga kompetitif bagi pengusaha yang berkomitmen mengembangkan bisnis. Calon debitur hanya perlu menyiapkan kelengkapan dokumen dan memastikan usaha berjalan secara sehat.
Pada akhirnya, pemahaman yang matang mengenai tabel angsuran KUR Mandiri 2026 akan mempermudah perencanaan operasional jangka panjang. Segera persiapkan syarat administrasi dan konsultasikan kebutuhan modal dengan pihak bank untuk memulai langkah ekspansi usaha pada tahun 2026.