Sarimulya.id – Badan layanan iklim Eropa Copernicus dan NOAA kompak memprediksi kemunculan fenomena El Nino super yang sangat kuat dalam beberapa bulan mendatang hingga musim dingin 2026. Para ahli meteorologi mewanti-wanti, suhu global yang sudah tinggi bisa makin ekstrem, bahkan berpotensi melampaui rekor suhu terpanas yang pernah tercatat di 2024.
El Nino sendiri merupakan fenomena pemanasan alami dan periodik di Samudra Pasifik bagian tengah yang berimbas pada perubahan cuaca di seluruh dunia. Kondisi ini terbentuk saat suhu di wilayah tertentu lautan lebih hangat 0,5 derajat Celcius di atas rata-rata. Jika mencapai 1 derajat Celcius, El Nino dianggap moderat, dan kuat jika mencapai 1,5 derajat Celcius.
Dahsyatnya Super El Nino 2026
Baik NOAA maupun Copernicus memperkirakan El Nino kali ini dapat melampaui 2 derajat Celcius, bahkan berpotensi menyamai rekor yang terjadi pada 2015 dan 2016. Profesor Meteorologi dari Universitas Northern Illinois, Victor Gensini, menjelaskan bahwa El Nino melepaskan panas yang tersimpan di lapisan atas lautan ke atmosfer, sehingga menyebabkan kenaikan suhu global, meskipun dengan jeda waktu beberapa bulan. Akibatnya, dunia mungkin menghadapi rekor suhu panas baru.
Gensini mewanti-wanti bahwa El Nino yang kuat berpotensi mendorong suhu global ke level rekor baru pada akhir 2026 hingga 2027. Prediksi ini tentu menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya dapat dirasakan secara global.
Ancaman Perubahan Iklim Ekstrem Akibat El Nino
Sebuah studi yang terbit di jurnal Nature Communications pada Desember lalu mengungkap bahwa El Nino berskala besar sering kali memicu pergeseran pola iklim. Pola normal berubah menjadi kondisi yang berbeda selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun. Studi tersebut mencontohkan, setelah El Nino 2015-2016, Teluk Meksiko mengalami lonjakan suhu ke tingkat yang lebih tinggi secara berkelanjutan. Kondisi ini ditengarai berkontribusi pada pembentukan badai tropis yang lebih kuat di sepanjang Pantai Teluk pada tahun-tahun berikutnya.
Selain itu, perlu menjadi perhatian, kemunculan super El Nino dikhawatirkan semakin memperparah risiko bencana alam di berbagai wilayah. Pergeseran pola curah hujan dan suhu ekstrem dapat memicu kekeringan panjang, banjir bandang, serta gelombang panas yang mematikan.
Pengaruh Pemanasan Global pada El Nino 2026
Semakin banyak riset yang menunjukkan indikasi bahwa pemanasan global akibat pembakaran batu bara, minyak, dan gas alam berpotensi memperkuat fenomena El Nino. Namun, kalangan ilmuwan iklim menyatakan bahwa hal ini belum sepenuhnya menjadi konsensus. Akan tetapi, satu hal yang pasti adalah pemanasan global dan El Nino dapat saling memperkuat efeknya masing-masing.
Dekan Fakultas Lingkungan dan ilmuwan iklim dari Universitas Michigan, Jonathan Overpeck, menjelaskan bahwa pemanasan global semakin memperkuat fenomena El Nino dan pemanasan atmosfer yang ditimbulkannya. Indonesia, sebagai negara kepulauan, sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim, seperti kenaikan permukaan air laut, banjir rob, dan perubahan pola curah hujan yang ekstrem.
Antisipasi Dampak El Nino di Indonesia pada 2026
Pemerintah dan masyarakat perlu mengambil langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi dampak negatif El Nino. Beberapa langkah yang dapat dilakukan, antara lain, yang pertama, meningkatkan sistem peringatan dini terhadap bencana terkait iklim. Kedua, melakukan konservasi air dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Ketiga, mengembangkan pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim.
Keempat, memperkuat infrastruktur untuk menghadapi bencana alam. Kelima, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perubahan iklim dan cara menghadapinya. Dengan langkah-langkah mitigasi dan adaptasi yang tepat, diharapkan Indonesia dapat meminimalkan dampak buruk El Nino dan menjaga keberlanjutan pembangunan.
Selain itu, pemerintah perlu menggencarkan sosialisasi terkait potensi dampak El Nino 2026 dan langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan masyarakat. Edukasi yang komprehensif akan meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi kerugian akibat bencana.
Kesimpulan
Kemunculan El Nino super pada 2026 menjadi alarm bagi seluruh dunia untuk lebih peduli terhadap perubahan iklim. Dampaknya dapat memicu rekor suhu panas baru, pergeseran pola iklim ekstrem, dan peningkatan risiko bencana alam. Dengan langkah-langkah antisipasi dan mitigasi yang tepat, diharapkan kita dapat meminimalkan dampak buruk El Nino dan menjaga keberlanjutan lingkungan.