Beranda » Berita » Haji Her Disambut Warga Pamekasan Usai Diperiksa KPK

Haji Her Disambut Warga Pamekasan Usai Diperiksa KPK

Sarimulya.idHaji Her, pengusaha tembakau terkemuka asal Madura, tiba di Pamekasan pada Minggu (12/4/2026) dan mendapatkan sambutan hangat dari warga setempat. Kedatangannya di Monumen Arek Lancor ini terjadi setelah ia menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Sambutan meriah ini menjadi kejutan bagi Haji Her. Masyarakat Pamekasan menunjukkan dukungan moral atas pemeriksaan yang baru saja dijalani oleh tokoh pengusaha tersebut. Selanjutnya, Haji Her berencana untuk meminta nasihat kepada para ulama terkait langkah-langkah strategis ke depan, terutama dalam memperjuangkan kesejahteraan para petani tembakau di Madura.

Sambutan Warga Pamekasan untuk Haji Her

Setibanya di Pamekasan, Haji Her mengungkapkan keterkejutannya atas sambutan yang diberikan oleh masyarakat. Ia mengaku tidak menyangka akan disambut sedemikian rupa. “Saya baru tahu waktu hampir sampai ke Pamekasan. Kami ucapkan terima kasih atas penyambutan ini,” ujarnya dengan nada terharu.

Sambutan ini dinilai sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral dari masyarakat kepada Haji Her, yang selama ini dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap nasib petani tembakau. Dukungan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi Haji Her dalam melanjutkan perjuangannya.

Rencana Pertemuan dengan Ulama Madura

Usai menerima sambutan dari warga, Haji Her berencana untuk segera bertemu dengan sejumlah tokoh ulama terkemuka di Madura. Tujuannya adalah untuk meminta nasihat dan petuah terkait langkah-langkah yang perlu diambil dalam upaya memajukan kesejahteraan petani tembakau.

Salah satu ulama yang dijadwalkan akan ditemui oleh Haji Her adalah Pengasuh Al-Hamidy Banyuanyar, RKH Muhammad Rofi’i Baidhowi. Ia berharap dapat memperoleh pandangan yang bijaksana dari para ulama untuk bersama-sama memikirkan solusi terbaik bagi masa depan petani tembakau di Madura.

Baca Juga:  Jasad bocah tenggelam di Pantai Meulaboh ditemukan tim Basarnas

Komitmen Haji Her untuk Petani Tembakau

Haji Her menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan petani tembakau. Ia menyadari bahwa sektor tembakau merupakan bagian penting dari roda ekonomi masyarakat Madura, dan ia ingin memastikan bahwa para petani dapat terus meningkatkan taraf hidup mereka.

“Saya akan meminta petuah terkait langkah-langkah selanjutnya untuk bersama-sama memikirkan masa depan petani tembakau,” imbuhnya. Dengan dukungan dari masyarakat dan nasihat dari para ulama, Haji Her optimis dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan sektor tembakau di Madura.

Pemeriksaan Haji Her oleh KPK

Sebelumnya, pada Kamis (9/4/2026), Haji Her memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Pengusaha yang dikenal dengan julukan ‘Crazy Rich Madura’ ini diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan penerimaan gratifikasi.

Haji Her tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 12.50 WIB didampingi oleh tim kuasa hukumnya. Ia tampak mengenakan sarung cokelat dan kemeja putih bergambar harimau. Pemeriksaan ini menjadi sorotan publik, mengingat popularitas Haji Her di Madura.

Keterangan Haji Her Usai Pemeriksaan

Setelah menjalani pemeriksaan, Haji Her memberikan keterangan kepada awak media. Ia mengklaim tidak mengenal para tersangka pejabat Direktorat Bea dan Cukai yang terlibat dalam kasus tersebut. “Kita ditanya kenal enggak dengan orang-orang itu. Ya saya jawab, saya tidak kenal,” ujarnya.

Pernyataan ini menjadi bagian penting dari proses penyidikan yang dilakukan oleh KPK. Pihak KPK akan terus mendalami keterangan yang diberikan oleh Haji Her dan saksi-saksi lainnya untuk mengungkap fakta-fakta terkait kasus dugaan suap tersebut. Perkembangan kasus ini terus dipantau oleh masyarakat, khususnya di Madura.

Baca Juga:  Waspada Angin Kencang Wonogiri - Imbauan BPBD Terbaru 2026

Kesimpulan

Kedatangan Haji Her di Pamekasan usai diperiksa KPK disambut antusias oleh warga sebagai bentuk dukungan moral. Pengusaha tembakau ini berencana meminta nasihat ulama terkait upaya meningkatkan kesejahteraan petani tembakau Madura, menunjukkan komitmennya dalam memajukan ekonomi lokal meskipun baru saja menghadapi pemeriksaan terkait dugaan suap importasi. Semoga langkah-langkah yang diambil Haji Her dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Madura.