Beranda » Berita » Armada Kapal Pertamina: Jaga Pasokan Energi Nusantara!

Armada Kapal Pertamina: Jaga Pasokan Energi Nusantara!

Sarimulya.idArmada kapal Pertamina memegang peranan krusial dalam mendistribusikan energi ke seluruh pelosok negeri. Terbaru 2026, MT Gas Attaka sukses bersandar di Jetty Integrated Terminal LPG Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Kapal ini mengangkut sekitar 1.700 metrik ton LPG untuk memperkuat pasokan di Sulawesi dan Kalimantan.

Tidak hanya itu, LPG Tanker Gas Ambalat juga telah merampungkan misinya di Kalbut, Situbondo, Jawa Timur. Kedua kapal ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina dalam memastikan ketahanan energi di berbagai wilayah Indonesia, terutama di tengah tantangan geopolitik global. Lantas, bagaimana Pertamina memastikan kelancaran distribusi energi ini?

Peran Vital Armada Kapal Pertamina

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menjelaskan, sebagai negara kepulauan, Indonesia sangat bergantung pada jalur maritim untuk distribusi energi. Armada kapal Pertamina menjadi tulang punggung dalam menyalurkan BBM dan LPG ke berbagai wilayah.

“Di tengah geopolitik global, Pertamina terus berkomitmen untuk mengupayakan distribusi energi. Kapal-kapal kami dalam perjalanan untuk mengantar energi ke masyarakat,” tegas Baron, Minggu (12/4/2026), seperti dikutip dari keterangan resmi Pertamina.

Rincian Armada Energi Pertamina

Pertamina, melalui subholding Downstream, mengoperasikan total 345 kapal. Jumlah ini mencakup kapal milik sendiri dan kapal yang disewa (chartered). Berikut rinciannya:

  • 271 kapal pengangkut BBM/BBK
  • 27 kapal pengangkut Crude
  • 4 kapal pengangkut Petrochemical
  • 43 kapal pengangkut LPG

Armada ini melayani rute yang sangat luas, termasuk 57 wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang tersebar dari Kalimantan hingga Papua. Armada kapal Pertamina memastikan energi sampai ke seluruh pelosok Nusantara.

Baca Juga:  Tips Pinjol Ilegal 2026: Cara Aman Hindari Jeratan

Tantangan dan Strategi Distribusi Energi

Operasional kapal dilakukan selama 24 jam dengan sistem shift oleh para awak kapal yang terlatih. Hal ini penting untuk memastikan distribusi berjalan aman dan tepat waktu. Terutama saat menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan navigasi geografis yang kompleks di wilayah kepulauan dan daerah 3T.

Menghadapi situasi geopolitik global, Pertamina mengambil langkah proaktif dengan memperkuat operasional di seluruh lini bisnisnya. Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina mendorong peningkatan produksi hulu migas untuk memperkuat kontribusi produksi dalam negeri.

Tidak hanya itu, Pertamina juga melakukan optimalisasi pengolahan kilang untuk memenuhi kebutuhan produk energi bagi masyarakat dan sektor industri. Langkah-langkah ini krusial untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Kolaborasi dan Partisipasi Masyarakat

Selain penguatan operasional internal, Pertamina juga menjalin kolaborasi erat dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Tujuannya adalah untuk menjaga tata kelola distribusi energi nasional agar tepat sasaran dan terhindar dari praktik ilegal.

Pertamina mendukung penuh langkah tegas aparat dalam menindak oknum yang terlibat dalam penimbunan maupun penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi. Keterlibatan masyarakat juga sangat diharapkan dalam pengawasan distribusi energi.

“Masyarakat dapat berperan aktif dengan melaporkan indikasi penyalahgunaan energi melalui aparat penegak hukum maupun Pertamina Contact Center 135. Pertamina juga mengajak masyarakat menjaga energi bersama-sama, dengan bijak menggunakan energi sesuai kebutuhan,” imbau Baron.

Komitmen Transisi Energi Pertamina 2026

Pertamina, sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen penuh dalam mendukung target Net Zero Emission 2060. Perusahaan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya ini sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola yang baik, pelayanan publik yang prima, keberlanjutan usaha dan lingkungan, serta penerapan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasinya.

Baca Juga:  Amandemen Ke-25 Trump Menjadi Sorotan Politisi AS di 2026

Kesimpulan

Dengan armada kapal yang kuat dan strategi yang komprehensif, Pertamina terus berupaya menjaga ketahanan energi nasional di tengah berbagai tantangan global. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk memastikan energi terdistribusi secara adil dan merata ke seluruh pelosok Nusantara. Mari bersama-sama menjaga energi untuk masa depan yang lebih baik.